Showing posts with label Udinese. Show all posts
Showing posts with label Udinese. Show all posts

Sunday, November 13, 2011

Menang 2-1, Udinese Gantikan Juventus

Striker Udinese, Antonio Di Natale.

UDINE, KOMPAS.com - Udinese menang 2-1 atas Siena, dalam laga Serie-A, di Stadion Friuli, Minggu (6/11/2011). Mereka kini mengoleksi 21 poin dan berhak menggantikan Juventus di puncak klasemen.

Gol pertama Udinese diciptakan Dusan Basta pada menit pertama. Dari tengah kotak penalti, ia menyepak bola muntah hasil tembakan Antonio Floro Flores, yang diblok kiper Zeljko Brkic, masuk sudut kiri bawah gawang.

Antonio Di Natale memperbesar keunggulan tuan rumah pada menit ke-64. Ia menaklukkan Zeljko dengan memanfaatkan umpan Pablo Armero.

Gol balasan Siena diciptakan Fransesco Bolzoni pada menit ke-76. Dengan tendangan kaki kiri, ia meloloskan bola kiriman Emanuele Calaiò ke sudut kanan atas gawang Samir Handanovic.

Selama pertandingan, Udinese mencatatkan persentase penguasaan bola sebanyak 45 persen dan menciptakan dua peluang emas dari enam usaha. Adapun tim tamu melepaskan tiga tembakan akurat dari delapan percobaan.

Perolehan poin Udinese sama dengan Lazio di peringkat kedua. Lazio memanaskan persaingan puncak klasemen setelah mengalahkan Parma 1-0, di Olimpico, Minggu (6/11/2011). Kemenangan Lazio ditentukan oleh Giuseppe Sculli pada menit ke-85.

Sementara itu, Juventus yang memiliki 19 poin kini berada di peringkat keempat. Mereka kalah satu angka dari AC Milan di tempat ketiga.

Udinese: Samir Handanovic; Danilo, Maurizio Domizzi, Medhi Benatia; Kwadwo Asamoah, Mauricio Isla, Giampiero Pinzi (Emmanuel Agyemang-Badu 75), Pablo Armero, Dusan Basta (Almen Abdi  75); Antonio Floro Flores (Joel Ekstrand 82), Antonio Di Natale

Siena: Zeljko Brkic; Claudio Terzi, Luca Rossettini, Cristiano Del Grosso, Roberto Vitiello; Alessandro Gazzi (Francesco Bolzoni 61), Gaetano D'Agostino, Franco Brienza, Daniele Mannini (Ferreira Reginaldo 53); Mattia Destro (Pablo Andres Gonzalez 69), Emanuele Calaio

Wasit: C Russo

Saturday, November 5, 2011

Pukul Udinese, Atletico Bertakhta

Penyerang Atletico Madrid, Radamel Falcao, merayakan golnya ke gawang Udinese, pada matchday keempat fase grup Liga Europa, di Vicente Calderon, Kamis (3/11/2011).

MADRID, KOMPAS.com Atletico Madrid berhasil memuncaki klasemen Grup I setelah membantai Udinese 4-0 di Vicente Calderon dalam lanjutan kualifikasi Liga Europa, Kamis (3/11/2011). Atletico bertkahta di puncak klasemen dengan mengoleksi tujuh poin atau hanya unggul head to head dari Udinese di peringkat kedua.

Atletico mengawali laga dengan sempurna. Betapa tidak, laga baru berjalan tujuh menit, Adrian Lopez berhasil membobol gawang Udinese.

Lopez kembali mencatatkan namanya di papan skor setelah kembali sukses mencetak gol pada menit ke-12. Dari sayap kiri, Antonio Lopes melepaskan umpan silang ke kotak penalti. Lopez menyambut umpan tersebut dengan kepalanya yang membuat bola bersarang di pojok kanan bawah gawang Udinese.

Unggul 2-0, tim tuan rumah semakin bersemangat. Setelah melewatkan beberapa peluang, gawang Udinese kembali bergetar pada menit ke-36. Adalah Diego Ribas yang memaksa Samir Handanovic memungut bola di gawangnya sendiri seusai memafatkan umpan Adrian. Gol tersebut mengunci keunggulan Atletico 3-0 pada babak pertama.

Meskipun telah unggul besar, Pelatih Atletico, Gregorio Manzano, mempertahankan skuadnya. Dia tidak melakukan pergantian pada awal babak kedua.

Boleh jadi strategi tersebut yang menjadi kunci keberhasilan timnya membobol gawang Udinese pada menit ke-67.

Radamel Falcao dengan skill individu yang luar biasa meliuk-liuk melewati beberapa pemain lawan menembus kotak penalti. Mendapatkan ruang tembakan, Falcao melepaskan tembakan yang membuat bola bersarang di pojok kiri atas gawang Udinese.

Hanya berselang 10 menit, Falcao kembali membuat Handanovic pontang-panting mengamankan gawangnya. Begitu menguasai bola, Falcao dengan kecepatan yang dimilikinya berhasil menembus kotak penalti lawan. Dengan menggunakan kaki kirinya, Falcao berusaha menyarangkan bola. Sayang, bola hasil tembakan yang dilepaskan Falcao masih bisa diamankan oleh Handanovic.

Atletico terus melancarkan serangan setelah itu. Namun sayang, tim tuan rumah gagal mengonversi beberapa peluang yang tercipta. Skor 4-0 untuk keunggulan Atletico bertahan hingga laga usai.

Susunan Pemain

Atletico Madrid: Thibaut Courtois; Antonio López, Luis Perea, Diego Roberto Leal Godin, Alvaro Soto Dominguez; Gabi, Ribas da Cunha Diego, Arda Turan, Mario Suárez; Adrián, Radamel Falcao Garcia (Luis Pizzi 83)

Udinese: Samir Handanovic; Maurizio Domizzi (Dusan Basta 66), Danilo, Joel Ekstrand, Neuton, Cristian Battocchio; Tape Doubai, Emmanuel Badu Agyemang; Antonio Floro Flores, Diego Fabbrini(Almen Abdi 24), Roberto Maximiliano Pereyra

Sunday, May 22, 2011

Milan Tanpa Gol, Udinese ke Champions

Striker AC Milan, Alexandre Pato (kiri).

UDINE, KOMPAS.com — AC Milan dan Udinese bermain imbang tanpa gol pada pertandingan Serie-A pekan ke-38 di Stadion Friuli, Minggu (22/5/2011). Hasil itu membuat Udinese finis di peringkat keempat dengan 66 poin.

Kedua kubu bermain terbuka dari bertukar ancaman sejak menit awal. Setelah tembakan Kevin-Prince Boateng pada menit ketiga dimentahkan Samir Handanovic, Udinese membalas melalui Mauricio Isla dan Gokhan Inler pada menit ketujuh dan kesembilan, yang semuanya meleset dari sasaran.

Dua menit kemudian, Milan mengancam melalui eksekusi Clarence Seedorf, yang tidak tepat sasaran. Udinese membalas itu dengan dua tembakan jarak jauh Antonio Di Natale pada menit ke-14 dan ke-18. Sementara usaha pertamanya diblok, eksekusi kedua darinya membentur tiang gawang.

Memasuki menit ke-30, Milan semakin konsisten menciptakan peluang, sementara Udinese menurun. Sayangnya, perbaikan performa tak diikuti oleh peruntungan bagus sehingga, meski tidak kebobolan, Milan gagal mengungguli Udinese.

Milan mendapatkan peluang gol lebih dulu pada babak kedua, dari Pato (50), Antonio Cassano (52), dan Urby Emanuelson (52). Sementara eksekusi Emanuelson meleset, tembakan Pato dan Cassano diblok Handanovic.

Selepas menit ke-55, Udinese mulai mendesak. Serangkaian peluang pun tercipta. Namun, nasib baik tampaknya belum menyertai usaha mereka.

Peluang terbaik pertama adalah hadiah penalti, yang diberikan setelah Clarense Seedorf melanggar Alexis Sanchez pada menit ke-74. Namun, eksekusi yang dipercayakan kepada Antonio Di Natale bisa digagalkan Marco Amelia.

Peluang bagus berikutnya yang gagal membuahkan gol adalah tembakan jarak jauh Gokhan Inler pada menit ke-77. Setelah membentur mistar gawang, bola mengenai tiang kanan, kemudian dibuang oleh pemain Milan.

Milan baru bisa mengatasi tekanan itu saat pertandingan memasuki menit ke-80. Dengan permainan penguasaan bola, Milan bisa mengurangi agresivitas Udinese dan menciptakan tekanan.

Namun, meski konsisten menghindari ancaman, Milan gagal mencetak gol sampai peluit berbunyi panjang.

Susunan pemain

Udinese: Samir Handanovic; Christian Zapata, Maurizio Domizzi, Medhi Benatia; Kadwo Asamoah, Giampiero Pinzi, Gokhan Inler, Pablo Armero, Mauricio Isla; Antonio Di Natale, Alexis Sanchez

Milan: Marco Amelia (Flavio Roma 87); Mario Yepes, Thiago Silva, Didac, Ignazio Abate; Mark van Bommel (Urby Emanuelson 45), Kevin Prince-Boateng, Clarence Seedorf, Mathieu Flamini; Antonio Cassano, Pato (Robinho 72)

Wasit: Paolo Tagliavento

Monday, December 27, 2010

Inter Milan Incar Sayap Udinese

MILAN, KOMPAS.com - Inter Milan berhasrat  mendatangkan pemain sayap Udinese, Alexis Sanchez, pada jendela transfer kedua , Januari mendatang.

Pemain timnas Cile berusia 22 tahun itu digadang-gadang akan menjadi salah satu pemain paling bersinar di Serie-A musim depan. Ia juga dikenal sebagai pemain sayap yang memiliki kemampuan mumpuni dibandingkan pemain sayap lainnya.

Seperti yang dilansir Gazzetta dello Sport, Direktur Teknik Inter, Marco Branca, telah melakukan pembicaraan dengan Presiden Udinese, Giampaolo Pozzo, terkait dengan pembelian Sanchez.

Udinese kabarnya tidak akan melepas pemain kesayangannya tersebut di bawah 20 juta euro (sekitar Rp 236 miliar). Meski demikian, Branca tidak menyerah. Ia menawarkan sejumlah pemain muda Inter agar Udinese mau menurunkan harga Sanchez.

Penulis: David Andhika   |   Editor: Hery Prasetyo   |   Loading...