Showing posts with label berkat. Show all posts
Showing posts with label berkat. Show all posts

Saturday, November 26, 2011

Berkat Messi, Debut Fabregas Berujung Trofi

Penyerang Barcelona, Lionel Messi, mencetak gol pertamanya (dari dua) ke gawang Real Madrid, pada leg kedua Piala Super Spanyol, di Camp Nou, Rabu (17/8/2011).

BARCELONA, KOMPAS.com — Penyerang Lionel Messi mencetak dua gol dan satu assist bagi Barcelona sehingga mereka menang 3-2 atas Real Madrid pada leg kedua Piala Super Spanyol di Camp Nou, Rabu (17/8/2011) waktu setempat. Barcelona pun menjuarai ajang ini, mengingat pada leg pertama, kedua kubu bermain imbang 2-2.

Barcelona unggul lebih dulu melalui Andres Iniesta pada menit ke-15. Memanfaatkan umpan Messi, ia menaklukkan Iker Casillas dalam duel satu lawan satu.

Lima menit berselang, Madrid menyamakan kedudukan melalui Cristiano Ronaldo. Dari tengah kotak penalti, ia meloloskan bola ke gawang Victor Valdes.

Menjelang turun minum, Messi memulihkan keunggulan Barcelona. Menguasai bola di dalam kotak penalti, Messi menggiring bola dan mengirim bola ke tiang jauh.

Madrid kemudian menyamakan kedudukan melalui Karim Benzema pada menit ke-81. Dari tengah kotak penalti, ia meneruskan umpan Pepe masuk sudut kanan bawah gawang Valdes.

Namun, lagi-lagi, Messi membawa Barcelona unggul pada menit ke-88. Dari tengah kotak penalti, ia menembakkan umpan Adriano masuk sudut kiri bawah gawang Iker Casillas.

Pada masa injury time, bek Madrid, Marcelo mendapat kartu merah akibat melanggar Cesc Fabregas. Sempat terjadi kerusuhan, yang memaksa wasit mengacungkan kartu merah kepada gelandang Madrid, Mesut Oezil, dan penyerang Barca, David Villa.

Permainan sempat dilanjutkan, tetapi tak lama setelahnya, wasit meniup peluit tanda berakhirnya pertandingan, dengan papan skor tetap menunjukkan angka 3-2. 

Selama 90 menit, Barcelona menguasai bola sebanyak 60 persen dan melepaskan 8 tembakan akurat dari 11 usaha. Adapun Madrid menciptakan 6 peluang emas dari 16 percobaan.

Susunan pemain
Barcelona:
Victor Valdes; Javier Mascherano, Gerard Pique, Eric Abidal, Dani Alves; Sergio Busquets (Seydou Keita 85), Andres Iniesta, Xavi; David Villa (Adriano 73), Lionel Messi, Pedro (Cesc Fabregas 82)

Madrid: Iker Casillas; Ricardo Carvalho, Pepe, Fabio Coentrao, Sergio Ramos; Sami Khedira (Marcelo 45), Xabi Alonso, Angel Di Maria (Gonzalo Higuain 63), Cristiano Ronaldo; Karim Benzema, Mesut Oezil (Ricardo Kaka 78)

Wasit: David Fernandez Borbalan

Friday, October 28, 2011

Berkat Arshavin, Arsenal ke Perempat Final

Penyerang Arsenal, Park Chu-Young, merayakan golnya ke gawang Bolton Wanderers pada pertandingan putaran keempat Piala Carling, di Emirates, Selasa (25/10/2011).

LONDON, KOMPAS.com — Gelandang Andrei Arshavin mencetak satu gol dan satu assist yang menentukan keberhasilan Arsenal menang 2-1 atas Bolton Wanderers pada pertandingan putaran keempat Piala Carling, Selasa (25/10/2011). Dengan hasil tersebut, Arsenal berhak melaju ke perempat final.

Arsenal tertinggal lebih dulu akibat gol Fabrice Muamba pada menit ke-47. Dari tengah kotak penalti, Muamba menembakkan bola hasil kerja sama satu-duanya dengan Darren Pratley masuk ke tengah gawang Lukasz Fabianski.

Arshavin kemudian membawa Arsenal menyamakan kedudukan pada menit ke-53. Setelah menguasai umpan Yossi Benayoun, Arshavin menggocek bola dan melepaskan tembakan kaki kanan yang membuat bola bersarang di sudut kanan bawah gawang Adam Bogdan.

Hanya tiga menit setelahnya, Arsenal berbalik unggul berkat gol Park Chu-young. Gol bermula dari pergerakan Arshavin menembus benteng Bolton yang berujung lepasnya sebuah umpan, yang ditembakkan Park masuk ke sudut kiri bawah gawang tim tamu.

Selama pertandingan, Arsenal menguasai bola sebanyak 56 persen dan menciptakan lima peluang emas dari delapan kali usaha. Adapun tim tamu melepaskan 11 tembakan akurat dari 18 kali percobaan.

Susunan pemain

Arsenal: Lukasz Fabianski; Sebastien Squillaci, Thomas Vermaelen (Daniel Boateng 84), Ignasi Miquel; Yossi Benayoun, Andrei Arshavin, Francis Coquelin, Emmanuel Frimpong (Oguzhan Ozyakup 76), Alex Oxlade-Chamberlain (Ryo Miyaichi 73), Nico Yennaris; Park Chu-young

Bolton: Adam Bogdan; Zat Knight, Gretar Rafn Steinsson, Gary Cahill; Ricardo Gardner, Darren Pratley (David Ngog 61), Mark Davies, Fabrice Muamba; Ivan Klasnic, Sanli Tuncay (Robbie Blake 85), Gael Kakuta (Chris Eagles 71)

Wasit: Anthony Taylor

Wednesday, May 18, 2011

Silva: Scudetto Ini Berkat Semua

MILAN, KOMPAS.com - Bek AC Milan, Thiago Silva menilai keberhasilan timnya meraih scudetto musim ini bukan berkat dirinya seorang, tapi juga seluruh pemain, khususnya para penyerang.

Statistik menunjukkan, Milan menjadi tim yang paling sedikit kebobolan dengan 24 kali. Bandingkan dengan Inter Milan (posisi kedua) yang kebobolan sebanyak 41 kali dan Napoli (peringkat ketiga) 37 kali. Silva pun dinilai sejumlah kalangan berperan besar menentukan keberhasilan Milan.

"Aku tak suka berbicara tentang jasaku, tapi jasa orang lain. Scudetto yang kami menangkan tahun ini berkat semua orang, khsususnya pemain depan," kata Silva kepada Sky Italia.

"Aku berkembang pesat musim ini dengan dukungan Alessandro Nesta di sampingku dan aku secara pribadi ingin tetap bermain hingga 40 tahun usiaku," sambungnya.

Silva sendiri enggan disebut sebagai bek terbaik di dunia saat ini. Menurutnya, ada sosok yang lebih pantas disebut bek terbaik.

"Aku berterima kasih kepada siapa pun yang mengatakan aku yang terbaik. Tapi bagiku, bek Manchester United, Nemanja Vidic adalah yang terbaik," ujarnya. (SKY)

Tuesday, March 29, 2011

Legrottaglie Gemar Dandan berkat Milan

Defender AC Milan, Nicola Legrottaglie, kini peduli penampilan.

MILAN, KOMPAS.com — Cara berpakaian di luar lapangan sangat perlu diperhatikan oleh para pesepak bola. Jika tak mampu mendandani diri dengan baik, maka jangan kaget jika akhirnya media di Italia mengeluarkan kritikan pedas.

Bek AC Milan, Nicola Legrotagglie, pernah merasakannya. Saat di Juventus, pemain berusia 34 tahun ini kerap dicibir akibat penampilannya yang asal-asalan.

Beruntung, Legrottaglie pindah ke Milan. Predikat Milan sebagai kota mode akhirnya memengaruhi mantan bek Chievo Verona ini. Legrottaglie tergerak untuk mendandani diri dengan penampilan layaknya eksekutif muda.

"Di Milan, semuanya tampak berbeda. Busana dan penampilan menjadi sesuatu yang penting di sini. Oleh karena itu, aku kini lebih menggunakan pakaian-pakaian resmi saat pergi ke luar," ujar Legrottaglie.

Tak hanya cara berpakaian, Milan juga mengubah gaya hidup Legrottaglie. Pemain bernomor punggung 66 ini jadi gemar ke acara fashion show yang kerap diselenggarakan di Milan.

"Sebelumnya, aku baru sekali menghadiri acara seperti itu. Tapi, sejak di Milan, aku telah hadir berkali-kali," katanya. (Soccer)

Tuesday, February 15, 2011

Liverpool Menang berkat Gol Bunuh Diri

Gelandang Liverpool, Christian Poulsen (merah), berebut bola dengan penyerang Fulham, Moussa Dembele, pada lanjutan Premier League, Rabu (26/1/2011).

LIVERPOOL, KOMPAS.com — Bek Fulham, John Pantsil, mencetak gol bunuh diri yang membuat timnya kalah 0-1 dari Liverpool pada lanjutan Premier League, di Anfield, Rabu (26/1/2011). Liverpool kini mengoleksi 32 poin dan naik empat tingkat ke posisi ketujuh.

Bermain sebagai tuan rumah, Liverpool tampil dominan, terutama di babak pertama. Selama hampir 30 menit pertama, sementara Pepe Reina menganggur, Gerrard dan Fernando Torres melepaskan tembakan-tembakan mereka ke gawang tim tamu. Namun, bola kerap terblok pemain atau mentah di tangan Stockdale.

Pada menit ke-13 dan ke-15, misalnya, Gerrard dan Torres menembakkan bola. Namun, sementara eksekusi Gerrard dimentahkan Stockdale, eksekusi Torres meleset.

Lepas dari menit ke-30, Fulham mulai menciptakan sejumlah ancaman. Namun, sama seperti Liverpool, mereka juga bermasalah dengan penyelesaian akhir.

Setelah menutup babak pertama dengan skor 0-0, Liverpool mengambil inisiatif menyerang di babak kedua. Setelah berusaha hingga menit ke-53, mereka berhasil unggul 1-0 berkat gol bunuh diri John Pantsil.

Gol bermula dari keberhasilan Dirk Kuyt memotong sebuah back pass tim tamu dan mengirimnya kepada Torres. Torres kemudian menembakkan bola, tetapi mengenai tiang.

Untung bagi Liverpool, bola mental mengenai John Pantsil dan kemudian meluncur masuk gawang Stockdale.

Liverpool berusaha menjaga ketenangan seusai gol itu. Namun, melihat Fulham bergerak semakin dinamis dan agresif, Liverpool pun mengimbanginya.

Permainan sempat berjalan seru dengan perebutan bola. Namun, masing-masing tim kesulitan mengalirkan serangan sampai tuntas.

Memasuki menit ke-80, Liverpool dipaksa bertahan oleh Fulham. Pada menit ke-82, misalnya, Hengaland menanduk bola ke sudut kiri bawah gawang Liverpool. Reina sudah mati langkah dan nyaris tak bereaksi menyelamatkan gawang. Namun, Raul Meireles berada tepat di titik bola mengarah dan membuangnya.

Liverpool semakin berhati-hati setelahnya. Meski kemudian kesulitan mengalirkan serangan, mereka mampu menjaga keunggulan sampai peluit berbunyi panjang.

Susunan pemain: 
Liverpool:
Pepe Reina; Daniel Agger, Martin Skrtel, Glen Johnson, Martin Kelly; Christian Poulsen (Fabio Aurelio 80), Steven Gerrard, Maxi Rodriguez, Dirk Kuyt (Jonjo Shelvey  66); Fernando Torres, Raul Meireles 
Fulham: David Stockdale; Brede Hangeland, Aasron Hughes, Chris Baird, John Pantsil; Danny Murphy, Steve Sidewell, Clint Dempsey, Damien Duff (Zoltán Gera  63); Moussa Dembele, Andrew Johnson
Wasit: Lee Probert