Monday, January 3, 2011

Bachdim: Jangan Menyerah, Indonesia!

KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO Pemain Timnas Indonesia, Irfan Bachdim.

JAKARTA, KOMPAS.com — Striker tim nasional Indonesia, Irfan Bachdim, percaya bahwa timnya pasti bisa membalikkan keadaan melawan Malaysia pada leg kedua final Piala AFF, Rabu (29/12/2010). Bachdim yakin, "Garuda" dapat bangkit dan mempermalukan Malaysia.

Tim "Merah Puitih" secara menyakitkan dibekuk 0-3 oleh tuan rumah Malaysia, Minggu (26/12/2010). Pertandingan berjalan kontroversial karena adanya intimidasi dari suporter tuan rumah melalui sinar laser. Akibat sinar laser tersebut, Indonesia kehilangan konsentrasi dan dibobol tiga gol pada waktu yang berdekatan.

Kendati demikian, Bachdim meminta timnya tak perlu mencari alasan-alasan karena kalah. Baginya yang terpenting saat ini adalah "Garuda" bisa bangkit dan menyelesaikan misi mereka untuk membalas dendam.

"Tidak bisa tidur usai kekalahan ini!" tulis Bachdim melalui akun Twitter resminya.

"Tapi dagu tetap terangkat, kami bisa melakukannya di Jakarta! Tak mau beralasan omong kosong dengan laser-laser. Kami harus bisa melakukannya lebih baik lagi ketimbang semalam!!"

Bachdim tak banyak memberi kontribusi saat tim melawan Malaysia. Pelatih Alfred Riedl baru memasukkannya pada menit ke-65 setelah Indonesia tertinggal dua gol.

Masuknya Bachdim bersama Arif Suyono sebenarnya mampu memberikan gairah baru pada serangan "Garuda". Sayang, waktu yang sedikit tak memberi mereka kesempatan untuk mengeluarkan potensi maksimal.

"Seorang pemenang tidak pernah menyerah!!!" tuntas "bomber" 22 tahun tersebut.

Tim "Merah Putih" wajib menang dengan selisih empat gol jika ingin membalikkan keadaan sekaligus memenangkan Piala AFF 2010.

Suarez Hanya Mau Spanyol

Penyerang Uruguay dan Ajax Amsterdam, Luis Suarez .

AMSTERDAM, KOMPAS.com - Penyerang Ajax Amsterdam asal Uruguay, Luis Suarez, diam-diam mengidolakan Liga BBVA sebagai liga impiannya. Suarez menekankan, bermain di Liga BBVA adalah impian terbesarnya sebagai pemain sepak bola.

Meskipun dirinya diincar oleh sejumlah klub besar di Eropa, namun, Suarez mengungkapkan bahwa dirinya hanya tertarik pindah ke Spanyol.

"Aku akan sangat senang jika dapat bermain di Spanyol. Sebagai pebola, tentu saja aku ingin berkembang. Menurutku, jika seorang pemain ingin mengembangkan kariernya, maka Spanyol-lah tempatnya," papar Suarez kepada AS.

"Aku ingin maju. Aku akan menentukan langkahku bulan Januari mendatang. Impianku hanya bermain di Liga BBVA," tuntas Suarez. (AS)

"The Villans" Dipermalukan 10 Pemain Tottenham

Striker Tottenham Hotspur, Jermaine Defoe, saat menerima kartu merah melawan Aston Villa, Senin (27/12/2010) dinihari WIB.

BIRMINGHAM, KOMPAS.com - Aston Villa menyerah 1-2 kepada 10 pemain Tottenham Hotspur pada lanjutan Premier League, Minggu atau Senin (27/12/10) dinihari WIB. Kekalahan ini memaku "The Villans" di posisi ke 15 dengan 20 poin.

Bagi Tottenham, kemenangan ini membuka peluang mereka masuk ke posisi empat besar. Di tempat kelima, Tottenham kini mengumpulkan nilai 30, hanya tertinggal satu angka dari Chelsea di atasnya.

Tampil di depan pendukung sendiri, Villa langsung menggebrak. Heskey dan kawan-kawan mampu menguasai penuh jalannya laga. Adapun Tottenham yang mengandalkan Jermain Defoe di depan tampak kesulitan membangun serangan.

Serangan demi serangan terus dilancarkan tuan rumah. Namun, bukannya mencetak gol, gawang Villa malah kebobolan lebih dulu oleh gol Rafael Van der Vaart.

Di menit ke-11 Alan Hutton melepas umpan silang kepada Van der Vaart di kotak penalti. Dengan sedikit kontrol, Van der Vaart langsung melepas tembakan kaki kiri yang tak mampu dihentikan penjaga gawang Brad Fridel, 1-0 untuk Tottenham.

Spurs tertekan habis-habisan setelah Defoe diganjar kartu merah pada menit ke-18. Tottenham dibuat tak berkutik. Namun, hal ini justru membuat lini pertahanan Villa lengah dalam mengatisipasi serangan balik Spurs.

Pada menit ke-67, sebuah serangan cepat Tottenham sukses mengoyak gawang Villa. Bola tendangan Van der Vaart gagal dihalau kiper Friedel.

Gol yang ditunggu-tunggu tuan rumah akhirnya terjadi juga di menit ke-82. Marc Albrighton melesatkan tendangan keras dari luar kotak penalti yang tidak mampu diblokir Gomes. Hingga peluit berakhir, skor tetap 2-1 untuk Spurs.

Susunan pemain
Aston Villa:
1-Brad Friedel, 29-James Collins, 24-Carlos Jimenez Cuellar, 3-Stephen Warnock, 30-Eric Lichaj, 16-Fabian Delph (8-Robert Pires 74), 28-Jonathan Hogg (19-Stiliyan Petrov 45), 6-Stewart Downing, 12-Marc Albrighton, 11-Gabriel Agbonlahor, 18-Emile Heskey (14-Nathan Delfouneso 39)

Tottenham Hotspurs: 1-Gomes, 4-Younes Kaboul, 20-Michael Dawson, 32-Benoit Assou-Ekotto, 2-Alan Hutton, 14-Luka Modric (22-Vedran Corluka 90), 12-Wilson Palacios, 3-Gareth Bale, 7-Aaron Lennon (8-Jermaine Jenas 89), 18-Jermain Defoe, 11-Rafael Van der Vaart (15-Peter Crouch 75)

"Drogba" Hanya Ingin ke Madrid

BRUSSEL, KOMPAS.com - Pemain berkebangsaan Belgia yang dijuluki "The Next Drogba", Romelu Lukaku, mengungkapkan impiannya untuk bermain bagi klub kaya raya Spanyol, Real Madrid. Meskipun pemain berusia 17 tahun tersebut diincar oleh sejumlah klub di Inggris, seperti Chelsea dan Arsenal, namun bagi Lukaku, Madrid tetaplah yang terbaik.

"Madrid adalah klub terhebat sepanjang sejarah. Aku lebih tertarik bermain bagi "El Real" ketimbang bermain bagi Chelsea ataupun Arsenal," ujar Lukaku kepada ESPNSoccernet.

Pernyataan Lukaku ini bagaikan tamparan keras bagi Chelsea yang telah mengincar pemain bertinggi 191 cm tersebut sejak ia berumur 13 tahun. Chelsea dikabarkan memproyeksikan Lukaku sebagai pengganti Didier Drogba yang sudah dimakan usia.

"Tentu saja sudah menjadi impian setiap pemain sepak bola bermain di Madrid, termasuk aku. Mereka memiliki stadion yang megah dan pelatih yang jenius. Aku sangat ingin dilatih oleh Jose Mourinho. Menurutku ia pelatih yang ambisius dan aku dapat banyak belajar darinya."

"Sejujurnya aku masih ingin bermain bagi Anderlecht, aku bahagia berada di klub ini. Namun, aku juga tidak dapat menolak jika klub sebesar Madrid menginginkanku. Kita lihat saja bulan Juni nanti," tuntasnya. (SCN)

Penulis: David Andhika   |   Editor: Hery Prasetyo   |   Loading...

Sunday, January 2, 2011

Fergie Buru Hazard

Manajer Manchester United, Alex Ferguson.

MANCHESTER, KOMPAS.com - Pelatih Manchester United, Sir Alex Ferguson, dikabarkan tertarik dengan pemain muda berbakat milik Lille, Eden Hazard. "The Red Devils" berniat memboyong Hazard pada bursa transfer Januari mendatang.

Seperti yang dilansir The Daily Star, Ferguson memproyeksikan Hazard sebagai pengganti Ryan Giggs yang sebentar lagi akan pensiun.

Pemain berkebangsaan Belgia itu kini digadang-gadang sebagai salah satu pemain sayap muda terbaik di Eropa.  Tidak heran, jika klub sebesar MU, Real Madrid, Liverpool, dan Arsenal dikabarkan tertarik mendatangkannya.

United sebelumnya diberitakan ingin mendatangkan bek sayap milik Tottenham Hotspurs, Gareth Bale. Namun, tingginya harga yang diminta Tottenham membuat United mengalihkan perhatiannya kepada Hazard. (DS)

Media Malaysia: Dendam Terbalas!

JAKARTA, KOMPAS.com - Hampir semua media massa Malaysia mengulas habis kemenangan "Harimau Malaya" atas tim nasional Indonesia 3-0 pada final pertama Piala AFF 2010, Minggu (26/12/2010).

Media-media tersebut memberitakan, kemenangan tadi malam merupakan balas dendam yang setimpal atas kekalahan telak 1-5 dari  timnas Indonesia di babak penyisihan.

"Dendam terbalas! Garuda tersungkur ke bumi diterkam Harimau Malaya. Nampaknya reputasi Indonesia omong kosong belaka, karena anak-anak buah K. Rajagobal memastikan pendukung Malaysia berpesta di Stadium Nasional Bukit Jalil dengan kemenangan cukup menyakinkan 3-0," begitulah lead yang ditulis koran "Utusan Malaysia".

Koran ini juga mengatakan, luka kekalahan 1-5 pada babak penyisihan lalu terobati dengan kemenangan tadi malam. Malaysia pun berpeluang besar untuk pertama kali menjuarai Piala AFF.

Sementara Kantor Berita "Bernama" memberitakan, Malaysia akan lebih percaya diri untuk bertandang pada final kedua setelah membantai Indonesia tiga gol tanpa balas.

Judul-judul cukup pedas pun mewarnai pemberitaan. "Berita Harian" edisi online, misalnya, menurunkan judul berita "Giliran kita pula ganyang" (Giliran Kita yang Mengganyang). Mereka melaporkan, "Episode malam tadi lebih terarah kepada cerita sang Garuda bagai patah sayap dan pulang dengan mimpi ngeri ketika Harimau Malaya mengganas di Stadium Nasional."

Media itu yakin, Malaysia akan meraih trofi juara AFF 2010 meski harus tim tersebut masih melakoni final kedua.

Penulis: Ferril Dennys   |   Editor: Asep Candra   |   Loading...

PM Malaysia: Tetaplah Mengaum di GBK

JAKARTA, KOMPAS.com - Perdana Menteri Malaysia, Datuk Seri Najib Tun Razak, mengaku bangga dengan penampilan "Harimau Malaya" saat membekuk Indonesia 3-0 pada final pertama Piala AFF 2010, Minggu (26/12/2010).

Ia pun berharap agar Mohd Safee dan kawan-kawan kembali tampil perkasa pada final kedua di Stadion Gelora Utama Bung Karno (SUGBK), Rabu (29/12/2010). "Saya sangat senang dengan kemenangan tersebut. Mereka tampil bagus malam ini dan seluruh masyarakat bangga," kata Datuk kepada Bernama.

Datuk juga mengingatkan timnya untuk tidak puas akan kemenangan tersebut mengingat "Harimau Malaya" masih harus melakoni final kedua. "Mereka juga harus tampil baik di Indonesia," tukasnya.

Kemenangan Malaysia tidak terlepas dari penampilan gemilang Mohd Safee yang dua kali sukses menjebol gawang Markus Haris Maulana. Sementara satu gol lainnya diciptakan Mohd Ashari bin Samsudin. Kemenangan itu membuat tim besutan K Rajagobal hanya perlu hasil imbang tanpa gol saat bertandang ke Indonesia.

Penulis: Ferril Dennys   |   Editor: Erlangga Djumena   |   Loading...