Sunday, January 2, 2011

Cuma Okto Yang Bagus

Pemain Indonesia, Oktovianus Maniani.

KUALA LUMPUR, KOMPAS.com - Pelatih Malaysia, K. Rajagopal, menilai satu-satunya pemain Indonesia yang menyulitkan timnya hanyalah winger Oktovanianus Maniani. Menurut Rajagopal, pergerakan Okto di sayap kiri Indonesia sangatlah membayakan pertahanan timnya.

"Tim Merah Putih" takluk 0-3 melawan Malaysia, Minggu (26/12/2010). Ketiga gol "Harimau Melayu" dicetak Mohd Safee (61 & 73) dan Ashari Bin Samsudi di menit ke-68.

"Pertandingan tadi cukup bagus, meski di babak pertama saya pikir kami terlalu bersemangat, namun eksekusi kami ceroboh," ujar Rajagopal.

Rajagopal melihat timnya cukup kewalahan menghentikan laju cepat Okto. "Okto cukup menyulitkan. Tetapi, dua striker lainnya, Cristian Gonzalez dan Yongki Ari Bowo tidak terlalu berbahaya, meski mereka mendapat kesempatan," sambung Rajagopal.

"Saya pikir, kami pantas menang karena kami lebih agresif di babak kedua. Tetapi, tugas kami belum selesai. Masih ada 90 menit permainan lagi," tuntasnya.

Di leg kedua nanti, Rabu (29/12/2010), Indonesia dipastikan akan bermain tanpa Okto yang menerima hukuman akumulasi kartu. Tempatnya kemungkinan akan digantikan Arif Suyono. (AFF)

Gonzales Cs Tiba di Hotel dengan Wajah Muram

Skuad inti tim nasional Indonesia dalam Piala Suzuki AFF 2010 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.

JAKARTA, KOMPAS.com — Skuad timnas Indonesia siang ini tiba di Hotel Sultan, Senayan, tempat mereka menginap jelang laga kedua final Piala AFF 2010. Seperti yang diperkirakan, para punggawa "Garuda" tersebut hanya menundukkan kepala dengan wajah terlihat muram.

Tidak ada komentar ataupun senyuman yang terlihat dari bibir para pemain timnas. Mereka seolah masih belum melupakan kekalahan telak yang didapatkan saat tandang ke Malaysia kemarin. Baik Maman Abdurahman, Bambang Pamungkas, Firman Utina maupun sang pelatih, Albert Riedl, masih terlihat dingin.

"Wajar sajalah. Kalah satu gol saja dalam sepak bola sangat terasa, apalagi kondisinya seperti ini. Karena itu, dukungan dari semua pihak sangat mereka perlukan untuk keluar dari tekanan," ujar Manajer Timnas, Andi Darussalam Tabusala, kepada wartawan di Hotel Sultan, Senin (27/12/2010).

Meski sambutan suporter di lobi hotel masih hangat, para pemain tersebut memilih untuk bergegas ke dalam hotel ketimbang melayani permintaan salaman, foto bersama, atau permintaan tanda tangan dari para pengdukung.

"Saya berterima kasih atas sambutan suporter. Memang ini saat yang berat bagi kami timnas. Tapi kami akan bangkit kembali. Kita masih punya satu laga di sini," ujar Andi. (Alie Usman)

Saturday, January 1, 2011

Striker "Pembunuh" Indonesia Ingin Main di ISL

Striker Malaysia, Mohd Safee Bin Mohd Sali (kiri) berebut bola dengan pemain Vietnam, Le Phouc Tu, pada leg 1 semifinal Piala AFF 2010, Rabu (15/12/10). Safee borong gol Malaysia, yang menang 2-0.

KUALA LUMPUR, KOMPAS.com — Striker Malaysia, Safee Sali, berkeinginan memperkuat salah satu klub di Indonesia. "Kemungkinan memperkuat klub di Indonesia tentu ada," katanya di Stadion Bukit Jalil, Minggu (26/12/2010), seusai tim nasional Malaysia mengalahkan Indonesia 3-0.

Dua gol dalam laga final pertama Piala AFF ini dicetak Safee. Dengan demikian, ia menempati daftar pertama sementara pencetak gol terbanyak di turnamen.

Pemain penyerang kelahiran 29 Januari 1984 ini mengaku, ia kini tetap fokus pada turnamen tersebut. "Kami fokus menyelesaikan tugas ini. Target merebut kemenangan," katanya setelah disinggung apakah dia akan bermain di Liga Indonesia (ISL).

Bagi pemain Selangor FC ini, kemenangan tentu menjadi target selanjutnya di Jakarta. Safee ini memiliki teknik permainan agresif. Partai final kedua akan berlangsung di Jakarta, 29 Desember mendatang.

Wali Kota Sampai Lurah Diminta Gelar Nobar

Penonton pemilik tiket semenara yang akan menyaksikan laga semifinal Piala AFF Indonesia vs Filipina, di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta Selatan, Minggu (19/12/2010), menuntut janji panitia yang akan memberikan tiket resmi kepada para pemilik tiket sementara. Indonesia akan melawan Filipina dalam semifinal leg ke 2 Piala AFF, dengan modal kemenangan 1-0 pada leg pertama.

BOGOR, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Djoko Suyanto meminta agar panitia menambah layar lebar di sekitar Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada final leg kedua Indonesia melawan Malaysia, 29 Desember mendatang.

Dengan demikian, para calon penonton yang tak kebagian tiket dapat menonton jalannya pertandingan dari luar stadion.

"Sepuluh atau 12 (layar lebar) tidak apa-apa. Yang penting semua ikut menikmati," kata Djoko usai nonton bareng final leg pertama Piala AFF 2010 di kediaman Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Puri Cikeas Indah, Bogor, Minggu (26/12/2010).

Masalah yang terjadi saat ini, kata Djoko, kapasitas tempat tak sebanding dengan banyaknya warga yang ingin menonton langsung final leg kedua.

Banyaknya layar lebar di luar stadion diharapkan dapat meminimalisir ricuh yang mungkin terjadi akibat warga kecewa karena tak kebagian tiket.

Di samping itu, Djoko juga berharap agar sebagian warga dapat menyaksikan final leg kedua di lingkungan tempat tinggalnya masing-masing. Menko Polhukam berharap para wali kota, camat, kepala desa maupun lurah dapat menggelar acara nonton bareng atau nobar di lingkungannya masing-masing.

Stankovic Pemain Terbaik Serbia 2010

BELGRADE, KOMPAS.com - Gelandang Inter Milan, Dejan Stankovic, sedang berbunga-bunga setelah terpilih menjadi Pemain Terbaik Serbia 2010. Ini adalah penghargaan yang kedua bagi dirinya, setelah sebelumnya ia mendapatkan gelar yang sama pada 2006.

Stankovic dianggap sebagai pemain yang paling layak untuk menerima penghargaan tersebut, setelah berhasil mengantarkan Inter meraih gelar Liga Serie-A, Coppa Italia, Liga Champions, Piala Super Italia, dan Piala Dunia Antarklub.

Selain berjasa mengantarkan Inter meraih berbagai gelar, ia juga turut berperan mengantarkan Serbia lolos ke Piala Dunia 2010 Afrika Selatan. Stankovic rencananya akan menerima penghargaan tersebut pada 28 Desember 2010 di ibu kota Serbia, Belgrade.

Sementara itu, mantan pelatih Ghana, Milovan Rajevac, terpilih sebagai Pelatih Terbaik Serbia 2010. Ia dianggap sukses mengantarkan Ghana menembus babak perempat final Piala Dunia 2010. (GL)

Penulis: David Andhika   |   Editor: Hery Prasetyo   |   Loading...

Benitez Tak Junjung Langit Italia

MILAN, KOMPAS.com - Legenda Inter Milan, Sandro Mazzola, menilai Rafael Benitez pelatih bagus. Bahwa kemudian ia dipecat dari Inter, itu karena ia tak menjunjung langit di atas tanah yang ia pijak.

Benitez menangani Inter akhir musim lalu, menggantikan Jose Mourinho. Sebelumnya, ia menghabiskan enam musim melatih Liverpool.

Belum lama ini, ia membawa Inter menjuarai Piala Dunia Antarklub. Setelah itu, ia meminta Inter membeli empat sampai lima pemain pada jendela transfer kedua, Januari mendatang.

Lebih jauh, Benitez mengatakan, jika Inter tak memenuhi itu, ia akan meminta agennya meninjau kembali kontrak kerja samanya dengan Inter.

Menurut media-media Italia, pernyataan itu membuat Presiden Inter, Massimo Moratti marah dan memutuskan memecat Benitez.

Mazzola mengaku mengerti, Benitez lama di Premier League, di mana pelatih biasa berdebat kusir di media dan klub tidak bertindak apa-apa, selama prestasi terjaga. Namun, di Italia, prestasi tak pernah cukup menjamin seseorang bisa bertahan lama.

"Saya pikir, Benitez pelatih bagus. Namun, ia tak mengerti dunia apa yang ia masuki. (Serie-A) berbeda dari sepak bola Inggris," ujar Mazzola.

"Seandainya ia (mendesak Moratti membelikannya pemain) beberapa hari setelah (menjuarai Piala Dunia Antarklub), posisinya menjadi benar. Meski begitu, tetap merupakan kesalahan menyampaikan hal seperti itu di muka publik (media)," tambahnya. (FBI)

Penulis: Tjatur Wiharyo   |   Editor: Tjatur Wiharyo   |   Loading...

Ronaldinho Mau Bertahan

MILAN, KOMPAS.com - Bek AC Milan, Thiago Silva, mengatakan, rekan klub dan negaranya, Ronaldinho siap mendedikasikan sisa kariernya kepada klub, asal mendapat jaminan tampil reguler.

"Ronaldinho ingin tetap bersama kami. Aku tahu itu. Aku juga tahu, ia ingin bermain. Ia bermain bagus musim lalu dan mengawali musim ini dengan baik. Keputusan bergantung kepada pelatih dan para direktur," ujar Silva.

Ronaldinho bermain untuk Milan sejak 2008 dan merasakan didikan tiga pelatih berbeda, yaitu Carlo Ancelotti (2008-2009), Leonardo (2009-2010), dan Massimiliano Allegri (2010-sekarang).

Ketika masih dilatih Ancelotti, Ronaldinho juga tak banyak bermain. Selain karena performanya belum stabil dan masih dalam proses adaptasi, Milan saat itu memiliki Kaka, yang pada 2009 lalu pindah ke Real Madrid.

Karier Ronaldinho di San Siro mulai menanjak ketika Leonardo naik menggantikan Ancelotti. Namun, belum sampai titik puncak, Ronaldinho melihat Leonardo meninggalkan Milan karena tak sepaham dengan Presiden Milan, Silvio Berlusconi.

Pergantian pelatih dari Leonardo ke Allegri berdampak buruk bagi Ronaldinho. Kedatangan Allegri yang dibarengi pembelian Zlatan Ibrahimovic dan Robinho, membuat Milan bereksperimen untuk menemukan formula baru yang jitu.

Ronaldinho tak masuk kategori eksperimen yang berhasil. Hingga pekan ke-17 Serie-A musim ini, Ronaldinho baru bermain sebanyak sebelas kali, dengan empat di antaranya sebagai pengganti.

Belum lama ini, Ronaldinho disebut media-media Italia bakal pindah ke Gremio pada jendela transfer kedua, Januari mendatang, atau enam bulan sebelum kontraknya habis.

Milan menanggapi pemberitaan itu dengan dingin. Bukannya mencari cara membuat Ronaldinho bertahan, mereka malah bersiap menghadapi kepergiran Ronaldinho dengan menegosiasikan transfer penyerang Antonio Cassano dari Sampdoria, yang sejauh ini berjalan lancar.

Gremio sudah mengonfirmasikan, negosiasi dengan Ronaldinho sudah mencapai tahap akhir. Menurutnya, kepindahan Ronaldinho ke Gremio hanya tinggal menunggu kesediaan Milan melepasnya, yang sedang diusahakan agen Ronaldinho, Roberto de Assis. (SKY)

Penulis: Tjatur Wiharyo   |   Editor: Tjatur Wiharyo   |   Loading...