Thursday, March 3, 2011

Selasa, Arifin-Toisutta Ajukan Banding

JAKARTA, KOMPAS.com - Setelah gagal menjadi Ketua Umum PSSI periode 2011-2015, Arifin Panigoro-George Toisutta akan mengajukan banding terhadap hasil keputusan verifikasi Komite Pemilihan. Mereka rencananya akan melakukan banding ke Komite Banding, Selasa (22/2/2011) mendatang.

Komite Pemilihan memang memberikan kesempatan banding bagi bakal calon yang keberatan dengan hasil keputusan verifikasi. Calon dapat mengajukan keberatan ke Komite Banding dalam jangka waktu tiga tiga hari terhitung sejak hasil verifikasi diumumkan, Sabtu (19/2/2011).

"Selasa, kami akan melakukan banding. Kami harus mempersiapkan semuanya dan tidak ingin terburu-buru," kata tim sukses Arifin-Toisutta, Tri Goestoro, saat dihubungi Kompas.com, Minggu (20/2/2011).

Sebagaimana diberitakan, Timbul Thomas Lubis, selaku kuasa hukum Arifin-Toisutta, menjelaskan, banding dilakukan dengan alasan menolak semua hal yang dijelaskan oleh Komite Pemilihan dalam Surat Keputusan (SK).

Dalam SK tersebut, Timbul mengungkapkan, Arifin gugur karena keterlibatan dalam Liga Primer Indonesia (LPI). Sementara Toisutta tereliminasi karena tidak dipenuhinya persyaratan aktif lima tahun di dalam sepak bola. 

Penulis: Ferril Dennys   |   Editor: Robert Adhi Kusumaputra   |   Loading...

Mourinho 9 Tahun Tak Pernah Kalah di Kandang

Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho.

MADRID, KOMPAS.com - Jose Mourinho baru menukangi Real Madrid akhir musim lalu dan belum memberikan gelar apa pun. Namun, itu tak mencegahnya mencatatkan rekor pribadi sebagai pelatih, yaitu tak pernah kalah dalam pertandingan kandang di liga, selama sembilan tahun.

Kekalahan kandang terakhir yang dikecap Mourinho adalah ketika FC Porto dibekuk Beira Mar 2-3, 23 Februari 2002. Setelah itu, Mourinho melakoni 147 pertandingan kandang di liga bersama Porto, Chelsea, Inter Milan dan Real Madrid dan meraih 122 kemenangan dan 25 hasil imbang dan rekor memasukkan 331 gol dan kebobolan 87 kali.

Laga kandang liga terakhir yang dilakoni Mourinho adalah melawan Levante, akhir pekan lalu yang berakhir 2-0. Sepasang gol Madrid dicetak oleh Karim Benzema dan Ricardo Carvalho. (SCN)

Wednesday, March 2, 2011

Tundukkan Catania, Napoli Kuntit Milan Lagi

SAN PAOLO, KOMPAS.com - Napoli menang 1-0 atas Catania dalam lanjutan Serie-A, Minggu atau Senin (21/2/2011) dini hari WIB. Napoli naik ke posisi kedua dengan 52 poin, atau hanya kalah tiga angka dari penguasa sementara, AC Milan.

Pertandingan kedua tim di babak pertama berjalan dengan tempo lambat dan membosankan. Meski menguasai ball possession (74 % - 26 %), Napoli tak mampu menciptakan banyak peluang. Dari enam kali percobaan hanya dua yang menemui sasaran. Sedangkan Catania hanya memperoleh satu peluang akibat lebih fokus dalam bertahan.

Tridente andalan Napoli Marek Hamsik, Jose Ernesto Sosa dan Edison Cavani kesulitan menembus pertahanan rapat Catania yang dikomandoi Nicolas Spolli.

Peluang terbaik didapat Napoli saat pertandingan baru berjalan sembilan menit. Pelanggaran bek Catania, Giovanni Marchese di kotak penalti membuat wasit menunjuk titik putih. Sayang Cavani gagal mengeksekusi dengan baik setelah bola hasil tendangannya hanya membentur tiang sebelah kanan gawang Mariano Andujar.

Napoli baru bisa mencetak gol pada menit ke-25. Juan Zuniga yang lolos dari jebakan offside mampu menundukkan Mariano Andujar dengan tendangan keras kaki kanannya dari dalam kotak penalti.

Di babak kedua, Hamsik sudah membuka laga dengan ancaman. Beruntung bagi Catania, Andujar masih piawai menyelamatkan gawangnya dari peluang tersebut.

Catania pun mulai berani untuk tampil menyerang. Beberapa kali peluang mereka ciptakan meski belum jua menemukan hasil yang maksimal.

Melihat Jose Ernesto Sosa tak berkembang permainannya, pelatih Napoli, Walter Mazzarri menarik keluar dirinya dan memasukkan Giuseppe Mascara. Ini menjadi laga emosional bagi Mascara. Sebab dari Catania-lah Mascara di datangkan Napoli Januari lalu.

Zuniga mencoba mencetak gol keduanya pada menit ke-75. Tapi bola hasil tendangan kaki kirinya masih bisa ditangkap dengan baik oleh Andujar.

Meski dalam lima menit terakhir Catania makin meningkatkan tekanannya, kedudukan 0-1 untuk Napoli tak berubah. Pertahanan ketat yang diterapkan pemain belakang Napoli dan ciamiknya penampilan Morgan De Sanctis membuat peluang Catania terbuang percuma.

Susunan pemain Napoli: Morgan De Sanctis, Paolo Cannavaro, Salvatore Aronica, Fabiano Santacroce, Hassan Yebda, Michele Pazienza (Walter Gargano 76), Juan Zuñiga (Andrea Dossena 79), Christian Maggio, Edinson Cavani, Marek Hamsik, José Ernesto Sosa (Giuseppe Mascara 61)

Catania: Mariano Andújar, Matías Auguste Silvestre, Nicolás Spolli, Giovanni Marchese, Alessandro Potenza, Francesco Lodi, Pablo Martìn Ledesma, Raphael Martinho (Takayuki Morimoto 43), Matias Schelotto (Maxi Lopez 64), Gonzalo Bergessio, Alejandro Gómez (Adrian Ricchiutti 72)

Penulis: Wirawan Kusuma   |   Editor: Tjatur Wiharyo   |   Loading...

Wenger: Ditahan Orient, Arsenal Bakal Capek

Manajer Arsenal, Arsene Wenger.

LONDON, KOMPAS.com - Manajer Arsenal, Arsene Wenger, mengaku menyesali hasil imbang 1-1 yang diraih timnya saat melawan Leyton Orient pada laga putaran kelima Piala FA, di Stadion Matchroom, Minggu (20/2/2011). Pasalnya, dengan begitu Arsenal harus melakoni tanding ulang dan itu menambah padatnya jadwal mereka.

Melawan Orient, Wenger memainkan sepuluh pemain berbeda dari skuad yang mengandaskan Barcelona 2-1, pada leg pertama 16 besar Liga Champions, Rabu (16/2/2011).

Dengan perubahan besar itu, Arsenal mampu unggul lebih dulu melalui Tomas Rosicky pada menit ke-53. Namun, semenit sebelum bubaran, tuan rumah mampu menyamakan kedudukan melalui Jonathan Tehoue.

"Kami telah bermain dengan sikap yang benar. Anda harus memberikan pujian kepada Leyton Orient, karena mereka tak pernah menyerah dan berjuang sangat keras," ujar Wenger.

"Selama Anda tak mencetak gol kedua, hal seperti itu bisa terjadi. Secara umum, itu mengecewakan. Namun, kami masih ada dalam kompetisi itu dan akan (melakoni tanding ulang) di kandang. Hal terpenting adalah lolos,"

"Hal paling negatif dari hasil tersebut adalah bertambahnya satu pertandingan dalam jadwal kami dan dengan keadaan sekarang, bukan itu yang kami butuhkan," tuturnya.  

Belum diketahui kapan pertandingan ulang akan digelar. Namun, menurut Telegraph, pertandingan ulang kemungkinan akan digelar pada 2 Maret mendatang.

Jika betul begitu, hingga tanggal 8 Maret mendatang, Arsenal akan melakoni lima pertandingan yaitu laga Premier League melawan Stoke City (23/2), Birmingham (27/2), Sunderland (5/3), Piala FA melawan Orient (2/3), dan leg kedua 16 besar Liga Champions melawan Barcelona (8/3/). (TEL)

Setyo Agung: PSSI Ganjal Calon dari Luar

Arteria Dahlan, Spohar Maru Hutagalung, Tri Media Panjaitan, Syarif Basalamah, Syarifudin Suding, Gusti Randa, dan Hamka B Kadi, dari tim verifikasi bakal calon anggota komite eksekutif, ketua, dan wakil ketua PSSI, mengumumkan hasil verifikasi individu yang lolos dalam ketiga kategori tersebut, di Kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Sabtu (19/2/2011). Hasil verifikasi tersebut dinilai kontroversial karena hanya meloloskan Nurdin Halid dan Nirwan D Bakrie sebagai calon Ketua PSSI, serta menendang calon lainnya yaitu George Toisutta dan Arifin Panigoro.

SEMARANG, KOMPAS.com - Pengamat sepak bola Semarang, Setyo Agung Nugroho, menilai, ada upaya dari PSSI untuk mengganjal calon ketua umum dari luar induk organisasi olahraga sepak bola di Tanah Air tersebut.

"Saya tidak tahu persis aturan dalam pemilihan ketua umum, tetapi saya melihat ada aroma dari PSSI untuk melanggengkan kekuasaan dari pengurus yang sudah ada," katanya di Semarang, Minggu (20/2/2011) petang, ketika dimintai pendapatnya soal hasil verifikasi calon Ketua Umum PSSI periode 2011-2015.

Seharusnya, kata mantan Manajer Tim PSIS Semarang tersebut, semua calon yang masuk dibiarkan bergabung dan nantinya peserta kongres yang akan menentukan sendiri siapa yang layak sebagai calon ketua umum periode empat tahun mendatang.

"Kalau dalam kongres ternyata ada yang kalah, tentunya kemenangan yang dicapai calon itu secara elegan karena berdasarkan hati nurani peserta kongres. Bukan seperti sekarang ini, mau maju sudah diganjal dengan aturan yang seperti itu," katanya.

Menurut dia, majunya keempat calon dalam bursa calon ketua umum induk organisasi sepak bola di Tanah Air ini tentunya dengan niat untuk memperbaiki citra sepak bola, terutama berkaitan dengan prestasi yang dicapai tim nasional dalam beberapa event internasional sekarang ini.

Masyarakat sepak bola Indonesia, kata dia, tidak mengerti dengan statuta dari PSSI, yang mereka inginkan adalah prestasi dan citra sepak bola Indonesia lebih bagus dari apa yang dicapai selama ini.

"Mereka (masyarakat) itu tidak ’mudeng’ dengan statuta PSSI, yang mereka harapkan sangat simpel yaitu sepak bola Indonesia bisa lebih baik dari sekarang ini," katanya.

Hasil verifikasi calon Ketua Umum PSSI periode 2011-2015 yang dipimpin Ketua Komite Pemilihan, Syarif Bastaman, disebutkan bahwa calon yang lolos hanya Nurdin Halid dan Nirwan Dermawan Bakrie. Sedangkan dua calon lainnya tidak lolos, yaitu George Toisutta dan Arifin Panigoro.

Seperti diwartakan sebelumnya, Nurdin Halid dan Nirwan D Bakrie lolos verifikasi yang dilakukan oleh Komite Pemilihan dan berhak maju dalam Konggres Empat Tahunan PSSI yang rencananya digelar di Pan Pasific Nirwana Resort Bali, 26 Maret mendatang.

Dengan lolosnya kedua calon ini, maka peluang untuk terjadinya perubahan di tubuh PSSI tertutup karena dua calon yang lain, yaitu George Toisutta dan Arifin Panigoro, dinyatakan gagal dalam verifikasi.

"Kalau menurut saya, biarkan semua calon bertarung di kongres. Soal siapa yang menang tentunya itulah yang terbaik untuk memajukan sepak bola di Tanah Air ini," kata Setyo Agung Nugroho.

Kemudian, kata dia, calon yang menang tentunya akan menggandeng berbagai pihak untuk memajukan sepak bola Indonesia. (ANT)

Bepe: Kurniawan Striker Terbaik Indonesia

Jonathan Pandapotan/Kompas.comMantan striker tim nasional Indonesia, Kurniawan Dwi Yulianto, yang kini resmi membela Tangerang Wolves.

JAKARTA, KOMPAS.com — Setelah sebelumnya Kurniawan Dwi Yulianto yang memuji Bambang Pamungkas, kini giliran Bepe yang balik memuji Kurniawan atau "Si Kurus". Menurut Bepe, Kurniawan adalah striker terbaik Indonesia sepanjang masa.

Sudah menjadi rahasia umum kalau masyarakat Indonesia selalu bertanya-tanya siapa yang lebih hebat antara Bepe dan Kurniawan. Keduanya kerap diperbandingkan, baik dari segi prestasi maupun torehan gol di timnas. Ini karena kedua pemain itu merupakan ikon sepak bola Indonesia pada eranya masing-masing.

Dari sisi produktivitas gol, berdasarkan data Wikipedia, Bepe masih lebih baik dengan torehan 38 gol sepanjang kariernya di timnas. Adapun Kurniawan telah melesatkan 31 gol. Namun, dalam hal rata-rata gol, "Si Kurus" berada di posisi terdepan. Torehan 31 gol ia ciptakan dalam 60 pertandingan, sementara Bepe menjaringkan 38 gol dari 85 penampilan.

Sebelumnya, Kurniawan memuji Bepe sebagai pemain hebat yang layak dijadikan panutan. "Saya respek sekali ke dia karena dia itu pemain besar. Dia juga mampu me-manage dirinya menjadi bintang dan itu yang harus dilakukan pemain kita. Kita juga harus berkaca ke dia," tutur Kurniawan kepada Kompas.com, Kamis (17/2/2011).

Kini, giliran Bepe yang balik memuji Kurniawan melalui akun twitter resminya. "Kurniawan D.J adalah striker terbaik Indonesia sepanjang masa," tulis Bepe dalam akun twitter-nya @bepe20.

Dari segi prestasi di level klub, keduanya seimbang. Baik Bepe maupun Kurniawan telah mengantar klub mereka masing-masing menjadi juara. Bepe membawa Persija Jakarta juara pada tahun 2001 dan Selangor FC pada tahun 2005. Sementara "Si Kurus" membawa PSM Makassar juara pada musim 2000, dan Persebaya Surabaya pada tahun 2004.

Safee Ternyata "Wong Jowo"

KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMOPesepak bola asal Malaysia, Safee Sali (tengah) sesaat sebelum mengikuti sesi latihan di Kompleks POR Pelita Jaya, Sawangan, Depok, Kamis (17/2/2011). Safee Sali, striker timnas Malaysia resmi memperkuat Pelita Jaya.

JAKARTA, KOMPAS.com — Indonesia bukanlah sesuatu yang asing bagi penyerang tim nasional Malaysia yang juga penyerang anyar Pelita Jaya, Mohd Safee Sali. Sebab, ternyata ia masih memiliki hubungan darah dengan Indonesia, lebih tepatnya orang Jawa (Wong Jowo).

Hal itu diungkapkan ayah Safee, Mohamid Sali. Kepada Kompas.com, Mohamid yang tengah menemani Safee menjalani latihan perdana bersama Pelita di POR Pelita Jaya, Sawangan, Depok, Kamis (17/2/2011) pagi, membeberkan, Safee memiliki nenek moyang orang Jawa.

"Kakek-kakek saya dulu berasal dari Medan atau Jawa. Kakek saya berasal dari Jawa. Sementara kakek istri saya, kemungkinan dari Medan, juga keturunan Jawa. Bapak saya Jawa. Ma pun Jawa. Namun, semua sudah meninggal. Dulu kami gunakan bahasa Jawa di rumah. Saya rugi anak-anak saya tidak pandai bahasa Jawa," papar Mohamid yang mengaku fasih berbahasa Jawa.

"Nenek moyang saya berasal dari sini. Orangtua saya bisa ngomong Jawa. Saya tak bisalah. Darah Indonesia ada dalam darah daging saya juga," tutur Safee Sali.

Keputusan Safee berlabuh di Pelita Jaya tidak terlepas dari adanya keterikatan emosi dengan Indonesia. Bahkan, ia tidak menampik, bermain di Indonesia merupakan salah satu impian top scorer Piala AFF 2010 itu.

"Impian saya bermain di luar daripada Malaysia terutama di Indonesia. Bagi saya bermain di Indonesia merupakan penghargaan yang bagus. Saya pun boleh menjalankan persahabatan dengan Indonesia," beber penyerang berusia 27 tahun itu.

Terlepas dari itu, safee memiliki misi mulia di balik keputusannya bermain di Indonesia. Pemain yang telah dikarunia dua putri tersebut berharap kedatangannya bisa meningkatkan hubungan persahabatan antara Indonesia dan Malaysia.