Para pemain AS Roma merayakan gol Aleandro Rosi yang memastikan kemenangan 3-2 atas Bari, Minggu atau Senin (2/5/2011) dini hari WIB. Kemenangan ini memperlebar peluang Roma ke zona Liga Champions. BARI, KOMPAS.com — Setelah susah payah dan sempat tertinggal dua kali, AS Roma akhirnya mampu menekuk Bari 3-2 dalam lanjutan Liga Serie-A, Minggu atau Senin (2/5/2011) dini hari WIB. Kemenangan ini membuka jalan Roma untuk menuju ke zona Liga Champions makin lebar.
Dengan tambahan tiga poin, Roma naik setingkat ke urutan kelima dengan nilai 59. Mereka tinggal berjarak satu poin dari Lazio yang menempati urutan keempat, atau jatah terakhir Liga Champions.
Meski sudah degradasi, Bari tetap tampil maksimal menjamu AS Roma. Serangan mereka bahkan kerap merepotkan Roma. Bahkan, pada menit ke-25, Bari berhasil membobol gawang Roma dan unggul 1-0.
Simone Bentivoglio dengan baik melakukan tendangan penalti. Hukuman penalti diberikan kepada Roma karena Juan melakukan handsball di kotak terlarang.
Roma mencoba bangkit dan menekan, dan lima menit kemudian sukses menyamakan kedudukan berkat gol Francesco Totti. Bola tendangan bebasnya meluncur keras ke gawang Bari tanpa bisa dijangkau oleh kiper Jean Francois Gillet.
Roma semakin percaya diri dan terus menekan. Namun, mereka lengah saat Bari melakukan serangan balik. Sebuah umpan silang Romero pada menit ke-43 ditanduk Erik Huseklepp dengan baik dan gol, 2-1.
Memasuki babak kedua, Roma semakin kerepotan oleh tekanan Bari. Bahkan, pada menit ke-48, Roma harus bermain 10 orang setelah Daniele De Rossi terkena kartu merah. Ia sengaja menyikut wajah Simone Bentivoglio.
Namun, Roma justru bermain lebih menekan. Bahkan, defender Juan pun ikut maju. Aksinya berkontribusi besar pada menit ke-55. Upayanya menerobos kotak penalti Bari untuk memburu bola dihentikan Nicola Belmonte dan Kamil Glik dengan cara menarik kausnya. Juan terjatuh dan wasit menunjuk titik putih. Totti yang menjadi algojo tendangan penalti sukses melaksanakan tugasnya, 2-2.
Jual beli serangan semakin memanaskan permainan. Pada menit ke-79, Roma sebenarnya berpeluang menambah gol saat mendapat hadiah tendangan penalti lagi karena Marco Borriello dijatuhkan Glik di kotak terlarang. Glik pun terkena kartu merah. Sayang, kali ini tendangan penalti Totti membentur tiang gawang. Padahal, jika gol, Totti mencetak hattrick dan timnya bisa menang.
Dengan jumlah pemain seimbang 10-10, Roma mencoba lebih menekan. Apalagi, Roma kemudian unggul jumlah pemain, setelah Andrea Masiello dikartu merah pada menit ke-90. Sisa sedikit waktu dimanfaatkan dengan baik oleh Roma. Sebuah umpan silang John Arne Riise akhirnya mengenai dada Aleandro Rosi dan menjadi gol kemenangan 3-2.
Susunan Pemain
Bari: 1-Jean Francois Gillet; 52-Kamil Glik, 15-Nicola Belmonte, 21-Alessandro Parisi, 5-Andrea Masiello, 8-Massimo Donati (11-Abdelkader Ghezzal 74), 14-Alessandro Gazzi, 24-Kamil Kopunek, 27-Simone Bentivoglio, 22-Erik Huseklepp (33-Marco Rossi 81), 32-Jaime Romero Gomez (90-Edgar Álvarez 73)
AS Roma: 32-Doni; 4-Juan, 29-Nicolas Burdisso, 17-John Arne Riise, 77-Marco Cassetti (87-Aleandro Rosi 88), 16-Daniele De Rossi, 7-David Pizarro, 9-Mirko Vucinic (11-Rodrigo Taddei 53), 94-Jeremy Menez (22-Marco Borriello 45), 10-Francesco Totti, 20-Simone Perrotta
Pelatih Chelsea, Carlo Ancelotti.
Penyerang Liverpool, Andy Carroll (kanan), bersama sejumlah rekannya, di Madrid, Senin (25/4/2011).
Penyerang Barcelona, Lionel Messi (kiri) bersama sang ayah, Jorge Messi (kanan).
Bek Real Madrid, Pepe (kanan) ketika mendapat kartu merah dari wasit usai menekel bek Barcelona, Daniel Alves pada menit ke-61 di leg pertama semifinal Liga Champions, Rabu atau Kamis (28/4/2011) dini hari WIB.
Striker Real Madrid, Cristiano Ronaldo (kanan, depan) berusaha melewati bek Barcelona, Carles Puyol (kiri, belakang) saat kedua tim bertemu di leg pertama Liga Champions, Rabu atau Kamis (28/4/2011) dini hari WIB.Laga ini berakhir dengan skor 2-0 untuk kemenangan Barcelona.
Ekspresi winger Bayern Muenchen, Arjen Robben (kanan).
Striker Atletico Madrid, Sergio Aguero.
Manajer Manchester Uniter, Sir Alex Ferguson.
Pelatih Italia, Marcello Lippi.
Kapten Arsenal, Cesc Fabregas.
Gelandang Arsenal, Cesc Fabregas.
Striker Manchester United, Javier Hernandez (14) saat menerima kartu kuning dari wasit Lee Robert karena dinilai melakukan aksi diving dalam laga lanjutan Premier League antara MU vs Newcastle United yang berakhir imbang 0-0, Selasa atau Rabu (20/4/2011) dini hari WIB.
Penyerang Manchester City, Mario Balotelli, nyaris diamuk oleh Rio Ferdinand dan Anderson akibat tindaknya yang mengibas-ngibaskan kausnya usai timnya menekuk MU 1-0 di semifinal Piala FA, Sabtu (16/4/2011).
Gurita bernama "Iker" meramalkan Real Madrid memenangkan pertandingan melawan Barcelona di final Copa del Rey, Rabu (20/4/2011).
Antonio Cassano dan kekasihnya, Carolina Marcialis.
Salah satu bangunan di dekat saluran pembuangan air Reaktor Unit 1 Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Fukushima Daiichi terbakar seperti terekam dalam gambar yang dirilis Tokyo Electric Power Co, Selasa (12/4). Api muncul pada Selasa pagi, tetapi segera dipadamkan oleh petugas. Jepang menaikkan derajat kecelakaan nuklir ke level 7, tingkat terparah dalam Skala Kejadian Nuklir Internasional.
Kiper Dinamo Kiev, Olexandr Shovkovskiy, saat hendak menyelamatkan tembakan striker Braga, Albert Ze Meyong, Jumat (15/4/2011) dini hari WIB.
Man Utd via Getty Images/Matthew PetersWayne Rooney meneriakkan kata-kata kasar ke arah kamera. Ini yang membuatnya terkena hukuman dua pertandingan.
Kiper Villarreal, Jose Jordan, dan defender Mateo Musacchio tertunduk lesu. Sementara di latar belakang para pemain Valencia gembira merayakan gol. Pada lanjutan Liga BBVA, Minggu atau Senin (11/4/2011) dini hari itu, Valencia menghajar Villarreal 5-0.
Striker Napoli, Edison Cavani.
Mantan pelatih Bayern Muenchen, Louis van Gaal.
Manajer Barcelona Josep "Pep" Guardiola.