Thursday, January 6, 2011

Lebih Baik Antre daripada Rusuh

JAKARTA, KOMPAS.com — Panas matahari, rasa capek, dan keringat yang mengucur tidak menjadi masalah berarti bagi para pengantre tiket final leg kedua Piala AFF antara tim nasional Indonesia dan Malaysia yang akan digelar pada Rabu (29/12/2010) besok. 

"Tak masalah kami harus mengantre daripada rusuh seperti waktu kemarin," kata Risbai (17), yang tinggal di Palmerah, Jakarta Barat, kepada Kompas.com di dekat pintu loket Masjid Al-Bina, Selasa (28/12/2010). 

Risbai yang mengantre sejak pukul 07.00 WIB mengaku sistem antre kali ini lebih memudahkan para pengantre tiket seperti dirinya. "Saya antre dari pagi, tapi pintu loket dibuka jam 09.00 dan berlangsung cepat," katanya. 

Senada dengan Risbai, pengantre lainnya asal Kramatjati, Jakarta Timur, Riza, mengatakan, penukaran tiket dengan mengantre seperti yang dilakoninya sejak pukul 06.00 WIB tidak menjadi masalah.

"Enggak masalah, Mbak, yang penting aman. Sekarang pelayanannya juga baik dan cepat, tinggal tukar kuitansi dan KTP langsung dapat tiket," jelas Riza. 

Antrean calon penonton laga final Piala AFF 2010 yang terpantau di pintu loket Masjid Al-Bina berlangsung tertib. Para calon penonton ini rata-rata sudah mengantre sejak pagi. Sampai berita ini diturunkan, antrean bertambah semakin panjang sampai di luar Stadion Gelora Bung Karno (GBK).

Calon penonton ini antre tiket untuk Kategori I, sedangkan penukaran tiket VIP berada di loket Barat, kategori 2 di loket Parkir Timur Senayan, dan kategori 3 di Utara dekat TVRI. 

Tampak pula penjagaan ketat dari pihak kepolisian dan petugas keamanan internal Stadion GBK. Pihak keamanan tak segan untuk menegur jika ada pengantre tiket yang berusaha menyerobot barisan. "Antre ya jangan menyerobot, kasihan yang sudah antre," kata salah seorang petugas.

Editor: Asep Candra   |   Loading...

No comments:

Post a Comment