Thursday, January 6, 2011

Tiket Palsu Merajalela

JAKARTA, KOMPAS.com - Untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak. Peribahasa ini sepertinya layak mendarat pada pemuda asal Bekasi, Boy (24).

Bersama seorang temannya, Boy rela datang dari jauh untuk membeli tiket pertandingan laga kedua final Piala AFF 2010 yang mempertemukan Indonesia dengan Malaysia yang sekiranya dilangsungkan Rabu (29/12/2010) besok.

Awalnya, dia memang berniat antre kupon tiket, namun kisruhnya sistem penjualan tiket yang berujung penyerbuan para pengantre ke lapangan hijau Senin (26/12/2010) kemarin membuyarkan harapan Boy. Kini dia harus menghadapi kenyataan yang kurang lebih sama pahitnya. Ia mendapatkan lima tiket palsu.

Tiket tersebut dibelinya dari seorang calo di seputar Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, Selasa (28/12/2010) tadi siang. "Kurang lebih jam 12-an tadi, saya beli dari calo. Satu tiket saya beli Rp 110 ribu, Apes deh " ujarnya.

Kalau dicermati sekilas, tiket asli maupun palsu tidak ada bedanya. Namun perbedaan baru terlihat pada logo Piala AFF 2010 yang berupa bola dan goretan tiga warna (merah, hijau dan kuning).

Dalam tiket asli logo ini terlihat mengkilap dan rapi, sedangkan pada tiket palsu logo tersebut terlihat melumer warnanya. Perbedaan juga terlihat pada bagian kanan tiket, dimana tiket asli terdapat bekas sobekan, sedangkan pada tiket palsu tidak terlihat sama sekali.

Meski sama-sama ada tanda hologramnya, Kalau tidak teliti barangkali anda yang ngebet ingin menonton laga fenomenal ini bisa bernasib sama seperti Boy.

Boy dan seorang temannya mengaku akan mencari calo tersebut. Ia kesal tindakan calo tersebut. Saya akan cari sampai dapat tuh calo, Tadi sudah ke kantor PSSI tapi ternyata kosong, tambahnya.

No comments:

Post a Comment